Selamat dan Sukses Pembaretan Nasional Perjuangan Walisongo Indonesia: Komando Amukti Palapa Ke-1 Digelar di Trowulan Mojokerto
Oleh @Redaksi
MOJOKERTO – Keluarga besar Pimpinan Daerah Perjuangan Walisongo Indonesia Kabupaten Gresik menyampaikan selamat dan sukses atas pelaksanaan Pembaretan Nasional Perjuangan Walisongo Indonesia (PWI). Kegiatan berskala nasional tersebut menjadi salah satu momentum penting bagi keluarga besar Perjuangan Walisongo Indonesia, khususnya Laskar Sabilillah, dalam memperkuat persatuan, kedisiplinan, loyalitas, serta semangat perjuangan organisasi.
Pembaretan Nasional tahun 2026 mengusung tema “Komando Amukti Palapa Ke-1”. Tema tersebut membawa semangat persatuan dan perjuangan yang terinspirasi dari nilai historis Nusantara, khususnya spirit besar Majapahit dalam membangun kebersamaan dan menyatukan berbagai wilayah Nusantara. Semangat Amukti Palapa diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh peserta untuk memperkuat pengabdian kepada organisasi, masyarakat, agama, bangsa, dan negara.
Kegiatan Pembaretan Nasional tersebut akan dilaksanakan di Pendopo Agung Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur. Pemilihan kawasan Trowulan memiliki makna tersendiri karena wilayah ini dikenal sebagai salah satu kawasan penting dalam perjalanan sejarah Kerajaan Majapahit. Nuansa sejarah tersebut diharapkan semakin memperkuat nilai filosofis dan semangat yang terkandung dalam tema Komando Amukti Palapa Ke-1.
Pelaksanaan Pembaretan Nasional dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni mulai 30 Oktober sampai dengan 1 November 2026. Selama kegiatan berlangsung, para peserta akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang diarahkan untuk membangun kedisiplinan, kekompakan, kebersamaan, wawasan organisasi, serta penguatan karakter sebagai bagian dari keluarga besar Perjuangan Walisongo Indonesia dan Laskar Sabilillah.
Pembaretan Nasional ini diperkirakan akan diikuti oleh sekitar 1.000 peserta dari berbagai pelosok Nusantara. Kehadiran peserta dari berbagai daerah tersebut menunjukkan luasnya semangat kebersamaan dan konsolidasi organisasi. Ribuan peserta akan bertemu dalam satu forum nasional untuk membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, dan memperkuat jaringan perjuangan antarwilayah.
Peserta Pembaretan Nasional merupakan perwakilan Laskar Sabilillah dari tingkat Pimpinan Daerah, Pimpinan Wilayah, hingga Pimpinan Pusat. Pertemuan lintas tingkatan kepengurusan tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi dan menyatukan visi gerakan organisasi sehingga setiap unsur Laskar Sabilillah dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara terarah, disiplin, dan sesuai dengan garis perjuangan organisasi.
Selain sebagai agenda pembaretan, kegiatan ini juga menjadi ruang konsolidasi nasional bagi Laskar Sabilillah. Para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman selama mengikuti rangkaian kegiatan, tetapi juga membawa pulang semangat baru untuk dikembangkan di wilayah masing-masing. Nilai kebersamaan, loyalitas, kedisiplinan, tanggung jawab, serta pengabdian kepada masyarakat menjadi bagian penting yang hendak ditanamkan melalui kegiatan tersebut.
Tema Komando Amukti Palapa Ke-1 juga menggambarkan tekad untuk membangun kekuatan organisasi melalui persatuan. Semangat tersebut bukan sekadar mengenang kejayaan sejarah Nusantara, tetapi diharapkan dapat diterjemahkan dalam bentuk kerja nyata, gotong royong, kepedulian sosial, serta kemampuan menjaga persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Momentum Pembaretan Nasional di Pendopo Agung Trowulan juga diharapkan semakin memperkuat rasa persaudaraan antarpeserta. Perbedaan asal daerah, latar belakang, maupun tingkatan kepengurusan diharapkan melebur dalam satu semangat perjuangan. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi titik temu berbagai kekuatan Laskar Sabilillah dari seluruh Nusantara dalam membangun organisasi yang semakin solid, terkoordinasi, dan bermanfaat bagi masyarakat.
PERJUANGAN WALISONGO INDONESIA KABUPATEN GRESIK